SITARO, SpiritKawanua.com – Masyarakat Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus menunjukkan sudah melek digital dalam penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Ini bisa terlihat dari jumlah transaksi QRIS per 31 Januari 2026 sebagaimana data yang dicatat Bank Indonesia Sulawesi Utara.
Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Ircham Andrianto Taufick mengatakan jumlah transaksi QRIS tembus 35.919 dengan total nominal Rp3,63 miliar. Merchant yang menggunakan QRIS di Sitaro tercatat mencapai 4.173 merchant.
“Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, kinerja tersebut meningkat tajam di mana pada Januari 2025 jumlah transaksi QRIS di Kabupaten Kepulauan Sitaro hanya 2.659 transaksi dengan nilai sekitar Rp466 juta. Angka ini menegaskan bahwa penggunaan pembayaran digital di Kabupaten Kepulauan Sitaro semakin diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Ircham, hari ini.
Ditambahkan Ircham bahwa Bank Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui TP2DD akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS, baik untuk transaksi masyarakat sehari-hari maupun untuk mendukung digitalisasi layanan pemerintah daerah. Ke depan, sinergi ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif di Kabupaten Kepulauan Sitaro, sekaligus menghadirkan layanan publik yang lebih mudah diakses, cepat, dan akuntabel.
(RTG)


















