banner 728x250

BPJS Ketenagakerjaan Sulut Genjot Agen Perisai Kawal JHT Pekerja Informal

banner 120x600
banner 468x60

MANADO, SpiritKawanua.com – Hotel Ibis Manado jadi saksi BPJS Ketenagakerjaan Sulut menggelar Monitoring, Evaluasi & Pelatihan Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia alias Perisai.

Kenapa JHT yang disorot? Karena menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulut dr. Maulana Anshari Siregar, agen Perisai itu “ujung tombak” perlindungan pekerja. Tapi kerja mereka tidak cukup diukur dari jumlah rekrut. Kualitasnya juga penting.

banner 325x300

“Jangan cuma ikut program dasar. JHT itu tabungan masa depan. Bebas biaya admin bulanan, saldo tertentu juga bebas pajak. Sayang kalau dilewatin,” tegasnya.

Fakta di lapangan sampai 15 Juni 2026:
Dari 27 agen Perisai aktif di Sulut, baru 13 orang / 48% yang berhasil bikin >25% pesertanya ikut JHT. Artinya ruang buat tumbuh masih lebar.

Ini dia 3 agen yang jadi bintang:
1. Febrina Dwi – Raja akuisisi. 2.365 peserta masuk, nggak main-main
2. Frenny – Ratu konsistensi. 66 peserta rekrutannya, 100% ikut JHT
3. Frans – 188 peserta, 87% di antaranya sudah JHT

“Kalau konsisten dan fokus, target JHT gede itu bisa banget. Ini contohnya,” kata dr. Maulana.

Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan Sulut minta agen Perisai naik kelas: dari sekadar rekrut, jadi agen edukasi. Jelasin manfaat, iuran, sampai risiko kerja. Soalnya kecelakaan & penyakit kerja bisa datang kapan aja. Biaya berobatnya? Bisa jutaan kalau nggak terlindungi.

Target akhirnya satu: cakupan perlindungan pekerja informal di Sulut makin luas lewat program JHT.

(RTG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *