MANADO, SpiritKawanua.com – Pasokan 2.500 kg cabai rawit merah dari Probolinggo tiba di Manado pada Minggu malam, 20 September 2026, melalui jalur distribusi Probolinggo–Bandara Juanda–Bandara Hasanuddin–Bandara Sam Ratulangi.
Cabai tersebut langsung disalurkan Senin pagi, 21 September, saat pasar mulai beraktivitas dalam program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) Tahap II.
Berbeda dengan Tahap I yang terkonsentrasi di Manado, Minut dan Minsel, distribusi Tahap II diperluas ke lima titik pasar di empat kab/kota IHK.
Lima pasar tersebut yakni Pasar Bersehati dan Pasar Pinasungkulan (Manado), Pasar Airmadidi (Minahasa Utara), Pasar Amurang (Minahasa Selatan), dan Pasar 23 Maret (Kotamobagu), dengan target harga konsumen maksimal Rp57.000/kg sesuai HAP Bapanas.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Purwanto menjelaskan langkah ini untuk memastikan dampaknya lebih merata dan berkelanjutan.
“Pasokan tiba Minggu malam untuk disalurkan Senin pagi, sehingga tersedia saat pasar mulai beraktivitas,” ujar Purwanto.
FDP Tahap I sebelumnya sebanyak 2,4 ton pada 14-15 September lalu.
(RTG)


















