MANADO, SpiritKawanua.com – TPID Sulawesi Utara melalui koordinasi Bank Indonesia Perwakilan Sulut bersama Pemprov dan Satgas Pangan Polda Sulut melaksanakan FDP Tahap II cabai rawit merah sebanyak 2.500 kg.
Kegiatan turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Purwanto, Asisten II Setda Kota Manado Atto R. M. Bulo, Kadis Ketahanan Pangan Sulut Rahel Ruth Rotinsulu, Perwakilan Satgas Pangan Polda Sulut Ipda Donny Samel, serta pimpinan OPD Pemprov dan Pemkot Manado.
Dalam sambutannya, Rahel Ruth Rotinsulu mengaku ini merupakan bentuk respons cepat TPID Sulut yang menjangkau seluruh kab/kota IHK.
“Sinergi antarinstansi perlu terus diperkuat, khususnya menghadapi tantangan cuaca dan ketergantungan pasokan dari wilayah lain,” ujar Rahel.
Rahel berharap kolaborasi tidak berhenti pada intervensi jangka pendek, tetapi berlanjut pada penguatan produksi lokal dan ketahanan pangan daerah.
Untuk memastikan intervensi efektif, pengawalan dilakukan terpadu. Dinas Ketahanan Pangan mengatur distribusi dan mengawal langsung penyaluran ke Minut, Minsel dan Kotamobagu.
Satgas Pangan melakukan pemantauan harga dan penyaluran untuk mencegah kenaikan harga tidak wajar, termasuk melalui pakta integritas dengan pedagang pengecer.
“Dalam jangka menengah dan panjang, TPID akan terus mengarahkan penguatan produksi lokal, penguatan kalender tanam, serta peningkatan ketahanan pangan daerah,” tutup Rahel.
(RTG)


















