JAKARTA, SpiritKawanua.com – Gempa M 7,7 di selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6/26), picu peringatan tsunami buat sejumlah wilayah pesisir Indonesia. Warga diimbau langsung menjauhi pantai dan tetap waspada.
“Mengingat frekuensi gempa susulan bermagnitudo besar masih terus terjadi, warga diminta tetap di lokasi aman, menjauhi area pantai dan bangunan retak,” kata Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari.
BNPB sebut anomali muka air laut yang terdeteksi masih minor, tapi wilayah pesisir berstatus “Siaga” dan “Waspada” – mulai dari Sulut, Malut, Gorontalo, Sulteng, sampai Kaltim – harus tingkatkan kewaspadaan penuh. Ikuti update resmi dari BPBD setempat.
Gelombang tsunami kecil sudah terpantau:
– Loloda, Halbar: 0,09 meter pukul 07.20 WIB
– Ulusiau, Sitaro: 0,18 meter pukul 07.27 WIB
– Melonguane, Talaud: 0,19 meter pukul 07.27 WIB
BMKG juga catat rentetan gempa susulan di atas M5.0 di sekitar Laut Filipina, termasuk M6.0 pukul 07.55 WIB di 201 km barat laut Tahuna.
Guncangan terasa di Sulut: kuat 3-4 detik di Sangihe, sedang 3-4 detik di Minut, 2-3 detik di Manado, dan lemah 2-3 detik di Talaud. BPBD masih siaga dan terus pantau dampak kerusakan.
(RTG)


















