JAKARTA, SpiritKawanua.com – Upaya menumbuhkan budaya keselamatan berkendara terus digencarkan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM). Buktinya, peserta Safety Riding Camp (SRC) 2026 tahun ini datang dari berbagai usia, mulai dari guru PAUD, siswa SMA, hingga mahasiswa.
Sebanyak 53 duta keselamatan berkendara terbaik dari seluruh Indonesia mengikuti final SRC 2026 pada 7-9 Juli di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center Deltamas, Bekasi.
Mereka terpilih dari 128 peserta seleksi regional sejak April 2026 dengan tema “Keep The Good Vibes with #Cari_aman”. Rinciannya ada 36 duta siswa dan guru SMA/sederajat dari 6 Safety Riding Lab Astra Honda, 9 mahasiswa dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Jember, serta 8 guru PAUD dari Medan, Yogyakarta, dan Karawang.
Selama tiga hari, peserta tidak hanya diuji teori dan praktik berkendara. Mereka juga belajar memprediksi bahaya di jalan, simulasi dengan Honda Riding Trainer (HRT), pelatihan komunikasi sebagai edukator, hingga pertolongan pertama pada kecelakaan.
Uniknya, untuk guru PAUD materi disampaikan lewat metode mendongeng agar pesan keselamatan bisa ditanamkan sejak dini.
“Saya bersyukur dapat mengikuti Safety Riding Camp dan mendapatkan kesempatan belajar bersama para duta dari berbagai daerah. Semoga ilmu yang saya peroleh dapat bermanfaat untuk menginspirasi lebih banyak masyarakat agar berkendara dengan aman,” ujar Nicholas Larhaine Prayitno Putro dari Universitas Jember.
Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin menegaskan keberhasilan SRC bukan diukur dari jumlah pemenang. “Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika semakin banyak masyarakat yang peduli dan mempraktikkan keselamatan berkendara di jalan raya.”
Hingga saat ini, para Duta Keselamatan Berkendara Astra Honda telah mengedukasi lebih dari 11.857 orang secara langsung. Di digital, mereka juga membuat 600 konten edukasi sejak 2025 dengan jangkauan 519.819 tayangan.
(RTG)


















