BITUNG, SpiritKawanua.com – Ekspedisi Rupiah Berdaulat ERB 2026 yang dilepas di Bitung membawa misi ganda. Selain mendistribusikan uang, tim juga bertugas mengedukasi masyarakat di pulau-pulau terluar Sulawesi Utara.
Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto menuturkan edukasi menjadi poin penting dalam ERB kali ini. Tim akan menyambangi 5 pulau menggunakan KRI Sidat-851 mulai 11-17 September 2026.
“Tujuan kami adalah untuk memastikan bahwa masyarakat memahami cara merawat rupiah, bangga menggunakannya sebagai alat pembayaran yang sah, serta memahami peran rupiah di dalam perekonomian. Di samping itu juga memahami ciri-ciri keaslian rupiah,” kata Joko.
Menurutnya, interaksi langsung dengan warga sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran. “Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, kami ingin meneguhkan kesadaran bahwa mencintai, membanggakan, dan memahami rupiah merupakan bagian dari kecintaan kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Program ini menyasar Pulau Tagulandang, Karatung, Marore, Kalama, dan Magahetang. Diharapkan warga di wilayah 3T semakin paham menjaga kualitas uang dan tidak mudah tertipu uang palsu.
(RTG)


















