banner 728x250

Harga Rica di Sulut Tembus 155% di Atas HAP, Inflasi 3,68% Lampaui Target Nasional

banner 120x600
banner 468x60

MANADO, SpiritKawanua.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Utara kembali menggelar Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) Tahap II cabai rawit merah dari Probolinggo, Jawa Timur, sebanyak 2.500 kg atau 84 koli pada Minggu (21/9/2026).

Upaya ini dilakukan setelah harga cabai rawit di Sulut melonjak signifikan dan memicu inflasi melampaui batas atas sasaran nasional.

banner 325x300

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Purwanto menuturkan inflasi Sulut pada Agustus 2026 tercatat 0,29% (mtm) dengan inflasi kumulatif mencapai 3,68% (ytd), melewati batas atas sasaran inflasi nasional 3,50% (yoy). Tekanan utamanya bersumber dari kenaikan harga cabai rawit dengan andil 0,33% (mtm).

Berdasarkan data SP2KP tiga pekan terakhir, rata-rata harga cabai rawit merah di empat kabupaten/kota IHK Sulut telah melampaui HAP secara signifikan.

“Manado tercatat 102% di atas HAP, Kotamobagu 123%, Minahasa Utara 118%, dan Minahasa Selatan mencapai 155% di atas HAP. Seluruh kab/kota IHK berada pada kategori Waspada,” jelas Purwanto.

Data klimatologi menunjukkan curah hujan rendah di sebagian besar wilayah Sulut, sementara hari tanpa hujan mencapai kriteria sangat panjang di 131 lokasi dan bahkan ekstrem di 12 lokasi.

FDP Tahap II ini merupakan tindak lanjut dari Tahap I pada 14-15 September 2026 sebanyak 2,4 ton. FDP Tahap I sempat menurunkan harga ke level HAP Rp57.000/kg di Pasar Bersehati dan Pasar Airmadidi, namun harga kembali meningkat, mengindikasikan tekanan pasokan masih berlangsung.

(RTG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *