MANADO, SpiritKawanua.com – Kepala Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto mengatakan strategi pengendalian inflasi harus kombinasi jangka pendek dan jangka panjang.
“TPID baru saja melakukan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) cabai rawit dari Probolinggo pada 15 dan 21 September 2026 sebagai respons cepat atas lonjakan harga. FDP itu solusi reaktif,” ujarnya.
Menurut Joko, Lomba Cipta Menu B2SA melengkapi strategi tersebut dari sisi fundamental.
“Hilirisasi pangan seperti ikan diasap, cabai jadi bubuk, bawang jadi bawang goreng dapat memperbaiki hubungan antara gejolak panen dengan gejolak harga di rumah tangga. Ini bukan sekadar kriteria lomba, tapi kontribusi nyata terhadap ketahanan pasokan,” tegas Joko Supratikto.
(RTG)


















