banner 728x250
Mitra  

Pemkab Mitra dan BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS, 2.100 Pekerja Ekosistem Desa Terlindungi

banner 120x600
banner 468x60

RATAHAN, SpiritKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Induk Manado melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Perlindungan Pekerja Ekosistem Desa yang mencakup Hukum Tua, Perangkat Desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Induk Manado Theresia Wahyu Dianti, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Minahasa Stephano Liuw.

banner 325x300

Dalam PKS tersebut, total 2.100 lebih pekerja desa resmi terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Theresia Wahyu Dianti mengapresiasi komitmen dan dukungan Pemkab Mitra dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program perlindungan pekerja rentan, aparat desa dan BPD.

“Saat ini total yang telah dilindungi Pemda mencapai 14.897 TK, dengan rincian 12.797 pekerja rentan per September 2026 dan 2.100 aparat desa dan BPD. Ini komitmen yang luar biasa,” ujar Theresia.

Theresia juga mengapresiasi inovasi Pemkab Mitra di tahun 2026, yakni pembentukan Agen Desa Minahasa Tenggara. Berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Bimtek Agen Perisai Desa telah dilaksanakan pada September 2026 dan saat ini sudah ada 35 Agen aktif dari 135 desa.

“Kami mohon dukungan dari para Camat dan Hukum Tua untuk turut membantu mendorong terbentuknya Agen Desa di 100 desa lainnya dan dukungan SK untuk para Agen Perisai, serta dukungan data untuk penambahan 4.500 pekerja rentan di bulan November 2026,” harapnya.

 

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Minahasa Stephano Liuw menambahkan, manfaat perlindungan ini sudah sangat nyata dirasakan masyarakat Mitra.

“Dari Januari hingga September 2026, total klaim yang telah kami bayarkan di Kabupaten Mitra mencapai Rp10.176.900.623 untuk 1.031 kasus, termasuk beasiswa pendidikan Rp119 juta untuk 21 anak ahli waris. Ini bukti negara hadir,” kata Stephano.

Stephano menjelaskan, untuk capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) per September 2026, Mitra baru di angka 46,78% dari potensi 55.110 peserta data BPS, dengan peserta aktif 25.778 TK dan masih ada 29.332 yang belum terlindungi.

“Potensi peningkatan masih besar. Dari 135 desa, baru 22 desa yang sudah mendaftarkan LKD-nya melalui Dana Bagi Hasil hingga November 2026. Masih ada 113 desa yang belum. Jika ditambah 4.500 pekerja rentan baru dan 100 Agen Perisai Desa, UCJ Mitra pasti akan naik signifikan,” tutup Stephano.

(RTG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *