SpiritKawanua.com, MANADO – Harga cabai rawit merah atau rica di Manado dua bulan terakhir masih betah di atas Rp100 ribu per kilogram.
Pantauan hari ini, harga rica turun tipis dari kisaran Rp120 ribu menjadi Rp110 ribu per kilogram. Meski turun, harga tersebut masih jauh dari normal.
Pemerhati masyarakat, Risat Sanger menilai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Manado dan Sulawesi Utara mesti bertindak lebih untuk menekan harga.
“TPID baik Kota Manado dan Sulawesi Utara mesti bertindak lebih dalam menekan harga rica. Apalagi Nataru sudah dekat maka perlu diantisipasi sedini mungkin,” kata Risat.
Risat juga mendorong agar pasokan rica dari luar daerah kembali ditambah bila diperlukan. Menurutnya, strategi itu terbukti ampuh menekan harga.
“Terbukti waktu stok rica Probolinggo Jatim masuk ke Manado harganya langsung cepat menekan harga di Manado,” ujarnya.
“Jangan cuma dua kali pengiriman saja karena kita mesti bergerak cepat menekan angka inflasi Sulut yang secara tahun kalender ada di atas 7 persen,” pungkas Risat.
Tak hanya rica, Risat juga menyoroti harga tomat yang ikut meroket hingga Rp20 ribuan per kilogram.
“Padahal tomat ini biasanya harganya di bawah Rp10 ribu. Ya mentok-mentok Rp10 ribu,” imbuhnya.
Dia berharap harga dua komoditi tersebut segera normal mengingat kondisi ekonomi masyarakat agak terguncang dengan beberapa komoditi lain yang juga alami kenaikan.
(RTG)


















