banner 728x250

Tekan Inflasi dari Pekarangan, BI Gandeng PKK Tanam Cabai di Sulut

banner 120x600
banner 468x60

MANADO, Spiritkawanua.com – Upaya menekan laju inflasi di Sulawesi Utara kini dimulai dari pekarangan rumah.

Bank Indonesia Perwakilan Sulut menggandeng TP PKK Provinsi, Kota Manado, dan Minahasa Utara untuk menggerakkan budidaya cabai rumahan.

banner 325x300

Bukan bagi bibit biasa. BI mengemasnya lewat kompetisi video edukasi. Warga diajak merekam proses lengkap — dari semai benih, merawat, sampai panen — lalu mengedukasikannya kembali ke masyarakat.

Lomba tersebut digelar di Kantor BI Sulut, Senin (2/11).

Deputi dan jajaran BI menyebut cabai adalah salah satu penyumbang inflasi terbesar di Sulut. Ketika harga di pasar melonjak, rumah tangga paling terdampak. Karena itu solusinya dibuat sederhana: tanam sendiri di pot, polybag, atau lahan sempit di belakang rumah.

Wakil Ketua TP PKK Sulut, Dr. Merry Mailangkay Kalalo menegaskan program ini harus jadi gerakan perilaku, bukan sekadar seremoni.

“Kita ingin keluarga di Sulut tidak panik kalau harga cabai naik. Kalau di pekarangan ada 10 pot cabai saja, itu sudah sangat membantu kebutuhan dapur,” tegas Merry.

Menurut Merry, Kota Manado dan Minut menjadi pilot project. Jika berhasil, polanya akan diduplikasi ke Minahasa, Minsel, Mitra, Bitung, Bolmong Raya hingga Nusa Utara.

Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua TP PKK Kota Manado, Irene Golda Angouw Pinontoan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto, Deputi Darmawan Hutabarat dan Purwanto, serta Sekretaris TP PKK Sulut Sherly Mewengkang Nayoan dan Sekretaris TP PKK Minut Diana Dondokambey Kesanti.

Dengan gerakan ini, BI berharap inflasi Sulut lebih terkendali, sekaligus ibu-ibu PKK makin berdaya lewat ketahanan pangan keluarga.

(RTG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *