TONDANO, SpiritKawanua.com – Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto berkunjung ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Minahasa, Sulawesi Utara. Kedatangan Harjono yang didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, dr. Maulana Anshari Siregar, MKM, AAAK, diterima langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Minahasa Stephano Liuw.
Pada kunjungannya kali ini, Harjono memotivasi pimpinan dan juga seluruh pegawai BPJS Ketenagakerjaan Minahasa untuk meningkatkan kinerja. Menurutnya, kedisiplinan menjadi salah satu kunci peningkatan kinerja masing-masing pegawai.
“Tingkatkan kinerja dengan disiplin, sambil memacu diri supaya target-target tercapai. Bila target tercapai maka kesejahteraan pegawai akan meningkat, dan tentu masyarakat pun akan semakin terlindungi dengan jaminan sosial ketenagakerjaan itu sendiri,” sebutnya.
Sementara, Stephano Liuw berterima kasih telah dikunjungi manajemen pusat. Menurutnya kunjungan Harjono Siswanto akan menjadi momen menambah semangat bekerja. “Ya tentu kita akan lebih fight lagi bekerja. Saya rasa tim kami juga komit untuk itu,” jelasnya.
Dia bilang pihaknya terus berjuang agar semua pekerja di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Minahasa diberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Sebab, program jamaostek ini memberikan kenyamanan dan kesejahteraan bagi pekerja.
“Kalau sudah pada terlindungi maka keluarganya pun turut mendapatkan kenyamanan. Tidak terlalu pusing memikirkan hal ke depan apabila resiko itu terjadi,” sebutnya.
Pada kesempatan itu juga BPJS Ketenagakerjaan Minahasa menyalurkan jaminan kematian (JKm) bagi ahli waris almarhum Martinus William Poluan sebesar Rp42 juta. JKm ini membuktikan pemerintah hadir memberikan masa depan bagi keluarga almarhum.
Selain itu, Stephano Liuw dan tim turut memberikan kartu kepesertaan bagi pekerja adat dan seni Kabasaran Minahasa. Hal ini menjadi implementasi bahwa BPJS Ketenagakerjaan Minahasa peduli dengan pekerja adat dan seni.
(RTG)


















