JAKARTA, SpiritKawanua.com – Di tengah riuhnya KKI 2026, ada cerita dari ujung timur Indonesia.
Kain tenun yang motifnya meniru guratan batu di Watu Pinawetengan Minahasa. Vanila yang aromanya lahir dari tanah Sulut. Kopi Robusta dari lereng Gunung Ambang.
Itulah wajah UMKM Sulawesi Utara di KKI 2026. Dan hasilnya luar biasa.
Kain Pinawetengan laku Rp110,3 juta, naik 5 kali lipat. Vanilla Narasi teken LOI ke 3 negara: Malaysia, Jepang, Korea. Kopi Arabica Tomohon diseduh juara dunia barista.
Semua ini terjadi karena KKI 2026 tidak hanya jualan. Ada 192 UMKM ikut business matching ekspor senilai Rp169,9 miliar. Ada business matching pembiayaan Rp285 miliar.
“KKI mengusung Beudaya MeusareSare, Berdaya Bersama-sama. Ini gerakan bersama agar karya terbaik dari seluruh penjuru negeri dikenal, dicintai, dan menembus pasar global,” ujar Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto.
(RTG)


















