TOMOHON, SpiritKawanua.com – Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara, dr. Maulana Anshari Siregar bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tondano, Stephano Liuw berkunjung ke Kantor Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Senin (9/2/2026). Kedatangan mereka diterima langsung Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th bersama Sekretaris BPMS GMIM Pdt. Dr. Evert A. A. Tangel, M.Pd.K, dan sejumlah pengurus BPMS GMIM.
Pertemuan tersebut berlangsung penuh kekeluargaan sebab selama ini diketahui kedua institusi sudah menjalin kerjasama sejak beberapa tahun silam. Bahkan kedua pejabat teras tidak canggung saling memuji atas sinergitas yang telah berjalan.
dr Maulana dalam penyampaiannya menjelaskan hampir 2.000 orang pendeta GMIM telah dilindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Ke depan diharapkan semuanya tetap diberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Selain itu kami harapkan bisa juga ditambahkan perlindungan kepada vikaris,” kata Maulana.
Dia turut mendorong agar para peserta BPJS Ketenagakerjaan yang ada di GMIM bisa meningkatkan penggunaan Jamsostek Mobile (JMo). Pasalnya selama ini masih kurang yang menggunakannya.
“Kami juga berharap wilayah-wilayah GMIM juga bisa menjadi agen BPJS Ketenagakerjaan tujuannya supaya bisa menjangkau sampai ke tingkat jemaat. Intinya pelayan-pelayan di GMIM sampai tingkat jemaat bisa terlindungi,” ujarnya.
Sementara, Adolf Wenas mengatakan pembicaraan kali ini akan berlanjut lagi pada pertemuan berikutnya. Dia pun mendukung agar pekerja-pekerja di GMIM bisa terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kita akan lebih lanjut membahas ke depan,” pungkasnya.
(RTG)


















