banner 728x250

Kepala BI Sulut Ingatkan Bijak Belanja Jelang Hari Raya

banner 120x600
banner 468x60

MANADO, SpiritKawanua.com – Hari Raya Idul Fitri sudah dekat. Permintaan pasar biasanya cukup tinggi jelang hari raya tersebut.

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut) pun tak henti mengingatkan masyarakat bijak berbelanja dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Langkah ini dinilai dapat mengendalikan harga meskipun permintaan melonjak.

banner 325x300

Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto kepada puluhan wartawan ekonomi di Sulut mengatakan kenaikan permintaan barang pokok seperti bahan makanan dan pakaian adalah hal yang lumrah saat hari raya. Namun, perilaku panic buying harus dihindari agar stok barang di Sulawesi Utara tetap tersedia secara merata.

“Warga sebaiknya hanya membeli barang sesuai kebutuhan pokok saja. Masyarakat harus mulai mengalokasikan anggaran secara disiplin agar pengeluaran tidak membengkak,” ujar Joko Supratikto. B

Dia juga menyarankan penggunaan transaksi digital untuk memudahkan pemantauan keuangan. Selain lebih praktis, metode pembayaran nontunai membantu mencatat setiap transaksi secara otomatis sehingga pengeluaran lebih terkendali.

Waspada Penawaran Ilegal dan Penggunaan QRIS

Selain mengatur pola belanja, BI Sulawesi Utara mengingatkan warga untuk waspada terhadap tawaran pinjaman online (pinjol) ilegal. Fenomena ini sering muncul saat masyarakat membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan hari raya. Joko meminta warga menjauhi praktik judi online maupun pinjol ilegal yang hanya akan memperburuk kondisi finansial di masa depan.

Dia juga berharap peran media untuk menggaungkan kampanye belanja bijak, terutama memasuki bulan Ramadan. Masyarakat perlu memahami belanja berlebihan justru merugikan diri sendiri karena bisa memicu kelangkaan barang di pasar.

Sebagai alternatif transaksi yang aman dan handal, BI mendorong optimalisasi penggunaan QRIS di setiap pusat perbelanjaan. Penggunaan teknologi ini sangat efektif untuk membandingkan harga guna mendapatkan nilai terbaik tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar. Dengan menerapkan perilaku ini, masyarakat turut berperan aktif dalam mendukung stabilitas ekonomi di wilayah Sulawesi Utara.

(RTG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *