banner 728x250

Alarm! Investasi Sulut Kalah Jauh dari Nasional, Pemprov dan BI Perkuat RIRU

banner 120x600
banner 468x60

MINUT, SpiritKawanua.com – Pertumbuhan investasi Sulawesi Utara ketinggalan dari nasional. Itu jadi alarm keras setelah data triwulan I 2026 dirilis. Pemprov Sulut bersama Bank Indonesia langsung tancap gas perkuat strategi lewat Regional Investor Relations Unit.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto bilang ekonomi Sulut triwulan I 2026 tumbuh 5,54%. Masih positif, tapi di bawah nasional 5,61%.

banner 325x300

“Komponen investasi memang naik dari 0,7% di triwulan III 2025 jadi 3,25% sekarang. Masalahnya, nasional udah 5,96%,” kata Joko.

“Kondisi ini jadi alarm buat kita semua. Harus perkuat upaya tarik investasi, terutama DPMPTSP provinsi dan kabupaten/kota,” tegas Joko saat Capacity Building RIRU, Rabu 17/6.

Fakta lainnya menggambarkan realisasi investasi Sulut baru 18% dari target Rp12,13 triliun tahun ini. Makanya Pemprov fokus ke proyek bernilai tambah tinggi. Sasarannya KEK, kawasan industri, KPBU, plus peran BUMD sebagai pemilik proyek.

Menurut Joko, senjata utama Pemprov dengan BI sekarang ini adalah RIRU. Fungsinya bikin proyek investasi yang “siap tawar” alias IPRO. Syaratnya wajib clean and clear, lolos kurasi ketat.

“Ini lanjutan North Sulawesi Investment Challenge 2025. Proyek unggulan dapat pendampingan full: dari rancangan, upgrade kapasitas tim, sampai jodohin sama investor dan lembaga pembiayaan,” lanjutnya.

Dijelaskannya bahwa 4 proyek yang lagi didorong yakni kawasan industri perikanan Sangihe, pelabuhan perikanan Talaud, layanan hemodialisis, dan BTS Manado. BTS Manado paling progresif. Timnya sudah studi ke Transjakarta ditambah Dishub DKI buat tata kelola dan penjajakan armada listrik.

“Biar makin kuat, 4 proyek itu juga konsultasi ke PII, Bappenas, Kemenkeu, Kemendagri. Sekalian buka jalur pembiayaan,” imbuh dia.

Pemprov dan BI tidak hanya penguatan lokal saja. Lewat North Sulawesi Investment Forum 2025, pengembang proyek sudah ketemu langsung delegasi Filipina, Australia, Nigeria buat jajaki kerja sama.

“Kita masih banyak PR buat sempurnakan proyek unggulan. Kemajuan sekarang jadi pelajaran biar tawaran 2026 makin menarik investor,” tutup Joko.

Targetnya supaya SDM naik kelas, proyek makin rapi, jaringan investor global luas. Harapannya realisasi investasi Sulut naik dan jadi mesin baru pertumbuhan ekonomi daerah.

(RTG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *