MANADO, SpiritKawanua.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara berkomitmen memperkuat ekonomi dan keuangan syariah guna mendukung stabilitas nilai rupiah dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto mengatakan penguatan ekosistem halal butuh kolaborasi semua pihak.“Beranjak dari situ, maka kami setiap tahunnya menyelenggarakan Festival Halal, Inklusif dan Hijau Ramadhan Sulawesi Utara (Hijrah Sulut Fest) sebagai upaya penguatan ekosistem produk halal dan keuangan syariah,” ujar Joko, Rabu (24/9/2026).
BI Sulut menjalankan 7 jurus strategis:
1. Fasilitasi promosi UMKM di IKRA Indonesia, FESyar KTI dan ISEF.
2. Gandeng LPH Hidayatullah Tomohon untuk percepatan sertifikasi halal.
3. Pelatihan dan sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) untuk memperkuat rantai nilai halal.
4. Literasi ekonomi syariah dan halal lifestyle lewat Hijrah Fest dan Urban Digifest.
5. Perluasan Ziswaf lewat inovasi WAKAFEIN, wakaf produktif berhadiah minuman kafein.
6. Pelatihan UMKM Halal Fashion dan program kemandirian ekonomi pesantren berbasis wakaf produktif digital.
7. Business matching pembiayaan syariah dengan perbankan syariah.
BI juga bersinergi dengan KDEKS Sulut dalam pembentukan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di IAIN Manado serta pengembangan Rumah Potong Unggas (RPU) Halal di Bolsel.
(RTG)


















