banner 728x250

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, BI: Masih Sejalan Mata Uang Negara Lain

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, SpiritKawanua.com – Bank Indonesia buka suara terkait pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus Rp17.400 pada Selasa (5/5/2026) pagi.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin G. Hutapea, mengatakan pelemahan rupiah belakangan ini masih sejalan dengan pergerakan mata uang negara lain di tengah eskalasi ketegangan geopolitik.

banner 325x300

“Pergerakan rupiah sejak awal konflik di Timur Tengah hingga saat ini masih sejalan dengan mayoritas mata uang emerging market lainnya,” ujar Erwin dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2026).

Sejumlah mata uang lain juga tercatat melemah. Peso Filipina turun 6,58%, Baht Thailand melemah 5,04%, Rupee India turun 4,32%, Peso Chile melemah 4,24%, Rupiah turun 3,65%, dan Won Korea melemah 2,29%.

Erwin menegaskan BI akan terus hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamentalnya. BI mengoptimalkan intervensi lewat transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder.

“Langkah ini dilakukan secara konsisten untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah berlanjutnya tekanan global,” katanya.

Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (17/4/2026) pukul 09.02 WIB, dolar AS berada di level Rp17.400, menguat tipis 6 poin atau 0,03%. Pada pembukaan, dolar AS sempat menyentuh Rp17.404.

Secara tahunan, dolar AS sudah menguat 4,32%. Dalam 52 minggu terakhir, mata uang AS diperdagangkan di rentang Rp16.079–Rp17.404.

(RTG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *